Sulsel Perluas Ekspor Sayur ke Malaysia dan India
Makassar – Sulawesi Selatan memperluas ekspor sayur-sayuran ke Malaysia dan India setelah sukses melakukan ekspor serupa ke Singapura, September 2011.
Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo di Makassar, Minggu, mengatakan, ekspor sayur gelombang kedua dilakukan sekaligus ke tiga negara, khusus untuk Singapura ada tambahan ekspor buah.
“Tanggal 19 Oktober 2011, kita akan ekspor sayur-sayuran dan komoditi pertanian lainnya ke India, Malaysia dan Singapura,” katanya usai menghadiri, gerakan cinta buah lokal yang dilaksanakan Himpunan Alumni (HA) Institut Pertanian Bogor (IPB) Sulsel di depan Benteng Rotterdam Makassar.
Ekspor perdana sayur Sulsel ke Singapura mepiputi, buncis, cabai hijau, cabai merah, cabai rawit serta ikan tenggiri dan ikan kerapu dengan total total sebanyak 1,6 ton.
Sedangkan ekspor gelombang kedua untuk tujuan tiga negara mengalami penambahan jenis sayuran seperti, lobak dan tomat dari Kabupaten Gowa serta cabai merah dan cabai hijau dari Kabupaten Pinrang dan cabai rawit dari Kabupaten Takalar.
Sementara, buah-buahan yang siap untuk diekspor ke Singapura yakni salak dari Kabupaten Enrekang, jeruk dari Kabupaten Pangkep dan semangka dari Kabupaten Maros dan Takalar.
Menurut Syahrul, keberhasilan ekspor Sulsel menembus pasar dunia, menunjukkan sayur dan buah lokal tidak kalah dengan Cina dan Thailand yang menjadi penguasa pasar buah dunia.
Gubernur berharap, kegiatan gerakan cinta buah lokal yang dilakukan alumni ITB ditindaklanjuti dengan menjadi distributor atau penyalur buah lokal ke luar negeri.
“Saya berharap para ahli dari IPB mengkaji buah, atau apa yang kita fokus sama-sama, terutama yang bisa menyentuh pasar dunia. Saya menjanjikan untuk menjadi penyalur ekspor ke luar negeri,” ucapnya. (T.pso-099/F003)
Sumber : Antara Sulsel



