Dari Makassar [dot] Com

Breaking News

China Siap Investasi Rp. 6 Triliun

Posted on by iBaco

MAKASSAR — Perusahan raksasa asal China, yang tergabung dalam Cynopex Coorporation Group siap menggelontorkan investasi mencapai Rp6 triliun untuk menggarap listrik dan nikel Sulsel.

Untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Kabupaten Enrekang, digarap Cynopex Hydro menyiapkan dana Rp3 triliun, sedangkan nikel di Luwu Timur digarap Cynopex Energy juga menyiapkan Rp3 triliun.

Berdasarkan data, kapasitas pembangkit yang akan dibangun sebesar 2 kali 100 mega watt. Hasil penelitian terakhir yang dilakukan Cynopex Hyidro bersama Universitas Hasanuddin menyebutkan, proyek tersebut cukup visible.

“Rencananya pihak perusahaan akan menggelar pertemuan dengan Bupati Enrekang untuk membicarakan lebih lanjut proyek tersebut. Apalagi, PT PLN diklaim telah memberikan respon positif dan siap membeli daya laistrik yang dihasilkan,” kata Malik B Masyri sebagai fasilitator management Cynopex Group usai bertemu Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, kemarin.

Cynopex Hydro mengaku, belum dapat memastikan kapan pembangunan fisik pembangkit dapat dimulai. Managemen perusahaan tersebut tengah merampungkan sejumlah kelengkapan administrasi, seperti nota kesepahaman kerja sama antara pemerintah Sulsel dengan pemerintah China. Mengingat Cynopex Group merupakan salah satu perusahaan BUMN China.

“Mereka siapkan investasi sebesar Rp3 triliun. Kami akan melakukan pertemuan lanjutan dengan Pemkab Enrekang, Bappenas, PT PLN. Kami berharap ini cepat selesai,” kata Malik.

Selain PLTA, Cynopex Corporation China juga mengaku berminat mengelola pertambangan Sulsel, khususnya nikel. Namun rencana tersebut masih dalam tahap penjajakan bersama Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Sulsel, terutama lokasi tambang nikel yang terdapat di Kabupaten Luwu Timur.

Pertemuan kemarin dihadiri jajaran manajemen Cynopex asal China antara lain Mr Yu selaku Direktur Cynopex Hydro Ji Zhangming Zhongwe, Direktur Utama Cynopex Steel, dan Direktur PT Asia Maining Pasific Tony Liem selaku rekanan lokal. (*)

Sumber : Harian Fajar

Artikel Lainnya: