Dokumen Beres, Pelabuhan Jadi 250 Hektare
MAKASSAR, FAJAR — Pengembangan Pelabuhan Soekarno Hatta akan dimulai tahun 2012 nanti. Master Plan yang telah diajukan kini menjadi 250 hektare. Pengembangan pelabuhan ini diperkirakan menelan dana Rp1,9 triliun.
Kepala Dinas Perhubungan Informasi dan Komunikasi Sulsel Masykur Sultan, Jumat 16 September mengatakan, proyek Makassar New Port itu memakai skema KPS (kerja sama pemerintah swasta) yang bentuknya lelang. Awalnya hanya memakai 150 hektare, namun akan dikembangkan menjadi 250 hektare.
“Pelabuhan Makassar mendapat prioritas dari Bappenas. Awalnya kita bersaing dengan Pelabuhan Bitung, Manado Sulut. Namun karena unggul strategis akhirnya Makassar mendapat prioritas utama,” kata Masykur.
Semua dokumen telah beres, mulai dari master plan, hingga Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) telah selesai. Sementara ini otoritas pelabuhan (PT Pelindo IV) selaku inisiator
Sementara itu, Direktur Personalia dan Umum PT Pelindo IV Cabang Makassar P Herman Hariandja, menyatakan, dalam perspektif legalitas pelabuhan Soekarno-Hatta sudah masuk kategori pelabuhan internasional. Namun kedatangan kapal “direc call” masih perlu digreat terutama karena memang kargo keluar masih minim.
“Selama ini volume kargo keluar masih kecil. Masih lebih banyak kargo yang masuk. Artinya masih bersifat konsumer goods. Padahal pelabuhan peti kemas kita panjanganya 850 meter,” kata Herman.
Terkait dengan pengembangan proyek Makassar New Port, Direktur Komersil dan Pengembangan Usaha, Mars Kalimpo menambahkan, pengembangan itu mencakup pemisahan antara terminal khusus pengangkut peti kemas dan terminal khusus penumpang. “Pengembangan pelabuhan ini telah sesuai Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) yang telah direncanakan. Ke depan menyangkut soal pengembangan dikoordinsikan oleh Otoritas Pelabuhan (OP),” katanya.
Kepala Otoritas Pelabuhan Wilayah IV Makassar dari Kementerian Perhubungan, Wahyu Widayat menambahkan, pengerjaan konstruksi Makassar New Port akan dimulai awal 2012. Saat ini Kemenhub telah mengajukan dana anggaran APBN 2012 untuk biaya pembangunannya.
“Jika anggarannya telah keluar, kami akan mulai pemancangan tiang pertama tahun depan sehingga ditargetkan selesai dan dapat dioperasikan pada 2013,”ungkapnya.
Menurut dia, pengembangan Pelabuhan Soekarno-Hatta memang sudah mendesak. Maklum, saat ini kegiatan pelabuhan sepanjang 1.310 meter tersebut dilakukan di satu dermaga. Akibatnya, terjadi penumpukan kegiatan pelayaran dalam satu tempat.
Sebagai informasi, Pelabuhan Soekarno-Hatta terdiri atas tiga dermaga, yaitu Dermaga Hatta sepanjang 850 meter khusus kapal kontainer, Dermaga Soekarno sepanjang 1.310 meter khusus kapal penumpang, dan Dermaga Hasanuddin sepanjang 410 meter khusus kapal feri roro. (aci)
Source : Harian Fajar



