Dari Makassar [dot] Com

Breaking News

Stadion Barombong Telan APBN Rp 100 Miliar

Posted on by iBaco

MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menargetkan penyelesaian pekerjaan Stadion Barombong, paling lambat akhir 2012. Tahapan pembangunan stadion berstandar internasional dengan kapasitas 40 ribu penonton sudah dimulai. Proses pengerjaan semula menemui kendala, yakni lahan masih kurang dari 6 hektare, sesuai dengan standar stadion internasional. “PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) Tbk telah menghibahkan tanahnya seluas 3,35 hektare kepada pemerintah,” kata Kepala Dinas Tata Ruang Sulawesi Selatan Syarif Burhanuddin saat acara penandatanganan nota kesepahaman dan penyerahan lahan di Baruga Sangiaseri, Makassar, kemarin.

Rendering Stadion Barombong

Rendering Stadion Barombong

Direktur PT GMTD Tri Laksono mengatakan, sebagai perusahaan swasta, pihaknya harus memberikan kontribusi kepada masyarakat dalam memberikan fasilitas khusus. “Lahan seluas 3,35 hektare kami hibahkan sehingga luas stadion menjadi 6 hektare,” ujar dia.

Menurut Syarif, pembangunan Stadion Barombong terdiri atas tiga tahapan pekerjaan, dengan menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara sebesar Rp 100 miliar. Tahap pertama tahun anggaran 2011 sebesar Rp 15 miliar, tahap kedua pada APBN Perubahan sebesar Rp 25 miliar, dan tahap ketiga tahun anggaran 2012 untuk pengembangan stadion dan infrastruktur sebesar Rp 60 miliar.

“Kami berharap pada 2012 nanti Sulawesi Selatan memiliki stadion internasional sebagai kawasan pintu gerbang di Indonesia timur,” ucapnya. Ia menambahkan, pembangunan stadion tersebut juga akan didukung dengan pembangunan jalan lingkar dalam kawasan olahraga Barombong, Makassar, yang akan dibangun oleh PT GMTD. Panjang jalan mencapai 4.100 meter dengan lebar 30 meter. “Total anggaran yang dibutuhkan lebih dari Rp 54 miliar dari PT GMTD,” kata dia.

PT GMTD, menurut Syarif, juga akan membangun kolam renang dengan kapasitas penonton 5.000-10.000 orang dengan anggaran sekitar Rp 18 miliar. “Saat ini sedang dilakukan penimbunan dan reklamasi dalam kawasan olahraga Barombong, Makassar, seluas 91,1426 hektare, dengan anggaran lebih Rp 906 miliar,” katanya.

Tri mengatakan PT GMTD juga mengembangkan kawasan yang sudah ada di Tanjung Bunga, Makassar, dengan berbagai wahana. Di antaranya Gold Coast Residence, Akkarena, Club House, Seaside Flavor, Siloam Hospital, Kidszona, Mal GTC, Luxury Hotel, dan sekolah Dian Harapan. “Fasilitas ini akan ditambah dengan wahana water boom dan sea world sebagaimana di Jakarta,” katanya.

Adapun Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo sangat bangga akan adanya pengembangan kawasan olahraga Barombong, Makassar. Sebab, kawasan tersebut masuk di salah satu program pengembangan Kota Metropolitan Mamminasata (Makassar, Maros, Sungguminasa, Takalar). “Saya mau kawasan Mamminasata ini menjadi kota hikayat atau kota yang sangat indah untuk dinikmati pada masa-masa pensiun,” katanya. Dengan berbagai fasilitas yang ada di Sulawesi Selatan, baik kebun binatang, museum, Trans Studio, maupun pulau-pulau yang indah, akan tercipta sebagai bekal masa tua. “Termasuk keamanan tetap ada, sehingga semua orang yang mau pensiun dapat datang di Makassar,” ucap Syahrul. SYAMSULMARLIN
________________________________________

Dana Pembangunan Kawasan Olahraga Barombong
a. Pembangunan Stadion Barombong = Rp 100.000.000.000,- /APBN
b. Penimbunan/Pengurukan Batu = Rp 2.000.000.000,- /APBD
c. Pekerjaan Jalan Lingkar = Rp 54.743.200.000,- / GMTD
d. Pembangunan Kolam Renang = Rp 18.000.000.000,- / GMTD
e. Reklamasi Luas 91.1426 Ha = Rp 906.875.000.000,- / GMTD

Total = Rp. 1.081.618.200.000,-
Sumber : Dinas Tata Ruang Sulawesi Selatan

Source: Koran Tempo

Artikel Terkait:

China Siap Investasi Rp. 6 Triliun
13 Hotel Berbintang Buka di Makassar
Sejuta Pesona Alam Sulsel