Dari Makassar [dot] Com

Breaking News

Objek Wisata Toraja: Serasa Ziarah Kubur

Posted on by iBaco

Dari sekian banyak objek wisata di Toraja, saya berkesempatan mengunjungi 4 objek wisata yang yaitu Londa, Lemo, Keteā€™Kesu dan Bori. Kunjungan wisata bersama dengan teman-teman dari Komunitas Makassar Backpacker ini, bertepatan dengan hari Natal, 25 Desember 2010.

1. Londa

Dari penginapan, truk bergerak ke arah selatan dan masuk sekitar 1.8 KM dari jalan poros. Jalur yang merupakan tanjakan, turunan dan berlubang, membuat perjalanan semakin seru karena diiringi teriakan2 penumpang truk šŸ˜€ . Di Londa, sambil menunggu tim negosiator membeli karcis masuk, teman2 berfoto2 dengan tedong bonga yang diikat di dekat gerbang masuk. Tedong yang harganya ratusan juta itu sepertinya sengaja ditempatkan di dekat pintu masuk untuk menarik perhatian.

Londa

Londa merupakan salah satu komplek pekuburan alam yang unik di Toraja. Merupakan goa yang mempunyai 2 pintu masuk yang saling berhubungan. Karena merupakan pekuburan di dalam goa yang gelap, teman2 menyewa lampu petromaks sebagai penerangan bersama dengan pemandunya. Saya sempat masuk ke dalam goa dan melihat banyaknya peti mayat yang diletakkan sedemikian rupa di dalam goa. Ada juga sepasang tengkorak yang konon kabarnya merupakan Romeo-Juliet versi Toraja. Sepasang kekasih yang tidak direstui dan mereka memilih bunuh diri.

Londa

Sementara di luar goa, beberapa patung miniatur manusia yang disebut Tau-tau dipajang berjejer di tebing di atas pintu masuk goa. Tau-tau ini merupakan miniatur jenazah yang dikuburkan di dalam goa tersebut. Di sini saya sempat melihat di tebing yang tinggi, ada lubang yang juga terdapat peti jenazah. Kabarnya peti itu isinya jenazah bangsawan toraja. Semakin tinggi penempatan peti jenazah di tebing itu, berarti semakin tinggi derajatnya. Sempat terpikir, gimana caranya mereka menaikkan peti itu ke atas tebing yang tinggi.

Londa Toraja

2. Lemo

Objek wisata kedua yang didatangi adalah Lemo yang juga ada di selatan Rantepao. Lemo merupakan kompleks pekuburan di lereng bukit batu. Di lereng bukit itu juga dipasang Tau-tau, mirip seperti yang di Londa. Lokasi yang bagus untuk berfoto2 dengan background kuburan dan tau-tau di lereng bukit batu.

Lemo Toraja

3. Keteā€™ Kesu

Keteā€™ Kesu

Tempat ketiga yang didatangi adalah Keteā€™ Kesu, objek wisata yang wajib dikunjungi bila ke Tana Toraja. Berada di sebelah tenggara Rantepao, dari kejauhan, pemandangan deretan tongkonan di belakang hamparan sawah, menyambut kedatangan kami. Tempat fotoĀ² paling bagus dengan background deretan tongkonan. Sebagian temanĀ² langsung fotoĀ² di sekitaran tongkonan dan sebagian lagi langsung menuju ke jalanan setapak di dekat penjual souvenir yang ternyata menuju ke pekuburan batu. Kuburan batu di keteā€™ kesu kabarnya termasuk yang tertua di Toraja.

Keteā€™ Kesu

Memasuki daerah pekuburan, suasana mistis sangat terasa. KuburanĀ² batu di pinggir jalan lengkap dengan Tau-tau dan foto serta petiĀ² jenazah di tebingĀ² batu. Sebagian temanĀ² ke atas tebing yang tingginya Ā±10 meter, naik melewati jalanan bertangga di pinggir tebing. Melewati petiĀ² jenazah yang sudah tua dan lapuk, bahkan sebagian tulang dan tengkorak berserakan di pinggir jalan. Di salah satu bagian tebing ini juga terdapat goa tempat menyimpan peti jenazah, namun karena tidak membawa alat penerangan, temanĀ² tidak ada yang masuk.

Keteā€™ Kesu

4. Bori

Bori Toraja

Tempat terakhir yang dituju adalah Bori.Hujan sempat menghadang di perjalanan, namun sudah diantisipasi dengan membawa jas hujan, rain coat dan payung šŸ˜€ . Terletak di sebelah utara Rantepao, kami disambut dengan jejeran batuĀ² megalith/menhir yang berjejer rapi. Tanpa dikomando, temanĀ² langsung berhamburan dan menyebar untuk berfotoĀ² di dekat batuĀ² tersebut.

Kuburan Batu Bori Toraja
Ternyata bukan hanya jejeran batuĀ² menhir yang oleh orang sana disebut ā€œsimbuang batuā€ yang menjadi daya tarik wisatawan di tempat ini. Di sini juga ada kuburan batu dan kuburan bayi.

Yang unik kuburan bayi atau baby grave bukan di dalam batu melainkan di dalam pohon besar. Pohon dilubangi dan disitulah mayat bayi dimasukkan, kemudian ditutup dengan papan kayu dan ijuk, sehingga dari jauh keliatan seperti pohon yang ditambal.

Kuburan bayi Bori Toraja

Bori menjadi tujuan wisata terakhir kita hari itu. Padahal rencana awal kita juga akan ke Batutumonga juga, namun karena sudah sore, perjalanan ke Batutumonga akan dilanjutkan esok hari. Dari Bori truk langsung mengantar rombongan ke penginapan, melewati Rantepao. 4 Objek wisata di hari kedua perjalanan bersama temanĀ² MB, semuanya merupakan pekuburan, serasa ziarah kubur di hari Natal.

Artikel Terkait:

Center Point of Indonesia
Samalona, Pulau Kecil dengan Sejuta Pesona Keindahan
Busana Toraja Juara "Manhunt Internasional 2011"